Jadilah Orang Tua Asuh Untuk Santri Yatim Penghafal Al-Qur’an
LAZNAS Dewan Dakwah - Sahabat, saat ini ada 60 santri yatim dan dhuafa yang berada di bawah binaan pendidikan Dewan Da’wah Lampung. Para santri dibina dengan program menghafal Al-Qur’an di unit-unit pendidikan Dewan Da’wah Lampung. berikut 8 unit pendidikan dimana 60 santri yatim dhuafa belajar, di antaranya:
- Qur'anic School (QS) Dewan Dakwah Lampung
(Jalan Dakwah II Labuhan Ratu, Belakang Pertamina, Pojok UBL) - MA Dewan Dakwah Lampung
(Desa Wawasan, Kec. Tanjung Sari, Kab. Lampung Selatan) - Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Metro Lampung
(Jalan Budi Utomo no. 25B, Margodadi, Metro Selatan, Kota Metro, Lampung) - PPTQ Putra Dewan Da'wah Lampung
(Jalan untung suropati no 70 rt 10 lk 01 beringin Jaya, kemiling, Bandar lampung) - PPTQ Putri Dewan Da'wah Lampung
(Jalan Sukardi Hamdani/Palapa 2 no 8 Kel. Labuhan Ratu Bandar Lampung) - PPTQ Putri Dewan Da'wah Lampung 2
(Jalan Emir M Nur, Gg. Laksana, No 19 Kel sumur Putri kec teluk Betung Selatan b Lampung) - PPTQ M. Natsir Putra
(Margomulyo, Kec. Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung 35365) - PPTQ M. Natsir Putri
(Margomulyo, Kec. Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung 35365)
Ada kebutuhan dan biaya pendidikan para santri yatim yang harus dipenuhi setiap bulannya. Dalam satu bulan, biaya yang dibutuhkan sebesar Rp 1.000.000, sehingga untuk 60 santri (Rp 1.000.000 x 12 bulan) = Rp 720.000.000/tahun.
Sahabat, ini adalah peluang terbuka bagi kita untuk menjadi orang tua asuh bagi mereka, para santri yatim dan dhuafa penghafal Al-Qur’an. Rasulullah SAW pun sangat menyayangi anak-anak yatim, bahkan beliau mau mengasuh dan mengangkat mereka seperti anak kandung sendiri. Beliau bersabda:
"Saya dan orang yang mengasuh atau memelihara anak yatim akan berada di surga begini," kemudian beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah dan merenggangkannya sedikit." (HR. Bukhari, Tirmidzi)
Yuk, jadi orang tua asuh buat mereka. Rahmat dan ampunan Allah terbuka lebar bagi kita yang memuliakan anak yatim dan dhuafa.

